Menulis, inilah yang selalu ada di benak hatiku sekarang. Aku teringat pesan guruku saat aku kecil dulu, "Dek Nana, menulislah apapun yang bisa di tulis." Aku tersadar betapa aku sudah hampir lupa dengan pesan itu. Kuliah saja sekarang hampir keseringan cuma corat coret nggak jelas, bukan malah mencatat. Yah, jaman mulai bergeser. Terkadang niat hati ingin mencatat beberapa materi kuliah namun sang dosen dengan bermuka manisnya bilang, "Hei, kalian nggak perlu sibuk2 nyatet ini semua, nanti di copy aja kan bisa." Dan akhirnya niat menulis menjadi mulai sirna. Bahkan ada juga dosen yang pernah bilang, "Kalian nggak bingung apa ya?tangan nulis, telinga ngedengerin, tapi mata malah ke sana ke sini. Harusnya kan kalian itu pilih salah satu, kalau mau ngedengerin ya udah jangan nulis2 nggak jelas, bikin konsentrasi pecah aja!" Makin pupus aja tuh harapan buat nulis, haha..
Entah kenapa, aku bingung juga mau nulis apa, hehe.. Sepertinya kepastian, itu adalah hal yang dibutuhkan dalam sebuah hubungan. Dan saat seperti ini adalah yang paling aku nggak suka. Ya ya yaa menunggu ketidakpastian. Wooo terdengar aneh bin ajaib. Tapi itu yang aku rasakan sekarang. Damn!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar