nana1

nana1
Kota Tua, Jakarta

Sabtu, 11 Juni 2011

coretan nana*1

Hmm, ada yang bilang kalau aku lagi galau. Heuuu pada sotoy dah mereka, haha.. Memang belakangan ini suasana hatiku sepertinya agak2 labil. Aku merasakan ada yang aneh dalam diriku. Setelah sekian masalah yang bertubi2 menyerangku, kini masalah yang satu ini ikutan antri. 

"Cinta memang 5 huruf yang bisa membuat anak muda berubah. Aku siapa dan dia siapa? Aku harus tau kalau dia adalah anak rantauan dari ujung sana. Umurku yang sekarang ini sudah bukan saatnya mencari cinta monyet lagi. Aku juga harus memikirkan pendamping yang memang bener2 terbaik untuk masa depanku. Dia pengangguran dan dari keluarga petani, makanya dia sadar diri sebelum semuanya terlambat. Aku jangan mikir cinta saja, tapi pikirkan keluarga juga. Kalau di suruh jujur, sebenarnya hati ini bingung mau milih jodoh yang mana. Apa yang ini?atau yang itu?semuanya seolah jadi buta karena cinta. Kalupun kita deket, bukan seperti ini yang dia inginkan."
Hadeuh, itulah rentetan kata2 yang masih terngiang di kepalaku saat ini. Wooo padahal besok pagi ada ujian, huks :(  Aku sadar, betapa bodohnya aku berkata lancang padamu, tapi aku butuh kepastian. Dulu aku pernah terlambat mengatakan hal serupa pada orang yang aku sayangi, dan ternyata dia telah dimiliki sahabatku sendiri. Sekian lama aku berkelana, selalu saja aku dituduh jadi pihak ketiga dari berbagai hubungan orang2 di dekatku. Apa memang aku nggak pantes dapet yang pertama ya???Jujur, sakit sekali rasanya. Aku selalu berusaha bersikap baik dengan orang2 yang tentu saja baik padaku, tapi balasan yang aku terima justru kejelekan semua karena aku dianggap jadi gulma. Kapan aku bisa dapet seseorang yang utuh???Terkadang hatiku seperti sudah mati rasa.

Sekarang yang kuinginkan cuma kamu. Namun sepertinya aku kurang beruntung. Aku belum berpikir ke arah sana dan kamu sudah. Aku tersadar karena memang aku bukan siapa2. Sama sepertimu, aku dari keluarga yang biasa2 saja. Yah, andai kamu tau semuanya. Aku yakin, saat seperti ini pasti yang ada di benakmu adalah sedikit demi sedikit mulai menjauh dariku. 

"Pintaku sekarang adalah tolong jangan jauhi aku. Aku bukan binatang buas yang harus kamu hindari. Aku butuh kamu untuk di sampingku sekarang dan kelak. Aku belum berpikir sejauh pikiranmu. Jadi jika kamu tak ada di sampingku kelak, itu adalah kehendak Allah SWT. Keberanianku saat ini mengatakannya adalah bukan berniat  untuk memiliki cinta itu. Namun hanya untuk sekedar kamu tau saja."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar