nana1

nana1
Kota Tua, Jakarta

Jumat, 25 November 2011

bintang itu mulai redup

yupp..mungkin Anda tak kan mengerti..
bahkan bisa saja menganggapku bodoh..
yaa..
mana ada bintang yang mulai redup..
hahaa.. :p
tapi ini nyata..
faktanya aku mulai merasakannya..
sakit..
perih..
rasa yang beda dari biasanya..


air matapun jatuh tak terelak lagi..
tetesan itu juga yang membuatku semakin sembab..
mata jadi bengkak..
entah kehidupan yang bagaimana yang aku cari..
semua terasa monoton..


Tuhan..ingatkan aku..
biarkan bintang itu mulai meredupkan sinarnya..
biarkan juga bintang itu mulai tak dapat kulihat lagi..
yaa..
biarkan saja..


pintaku tak lebih dari luasnya lautan disana..
yaa..
aku hanya ingin melihat bintang itu untuk terakhir kali..
melihatnya dari dekat..
sorotan sinar indah seterang waktu itu..
saat aku bersamamu..


kilauan sinar yang paling terang diantara yang lain..
entah kenapa..
itu yang masih aku tunggu hingga saat ini..
saat dimana aku mungkin masih membutuhkanmu..
saat aku masih belum stabil lagi..


tapi justru bintang itu perlahan menjadi redup..
bahkan aku hampir tak dapat melihat sinarmu..


ijinkan aku melihatnya lagi yaa Rabb..
walau untuk terakhir kalinya..


mungkin saat itu aku akan menangis..
tapi setelah itu akan aku rajut hari2 indahku..
masa depan masih menungguku..
tak kan ku hiraukan sinarmu lagi..
biarkan sinar2 yang lain menerangiku..
sinar paling terang sekalipun..
akan aku biarkan bintang itu menari bersama bintang2 lainnya..
karena aku yakin..
bintang paling terang pasti akan datang padaku..
entah..suatu hari nanti..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar