perasaan yang selama ini menghampiriku..
dicintai dan mencintai..
dua hal yang sangat bertolak belakang..
sampai saat ini aku pernah merasakan kedua hal itu..
*dicintai..
cara gampangnya ya ada orang yang suka sama aku..
aku bersyukur dan berterimakasih karena ada yang cinta sama aku..
tapi karena aku sendiri tidak merasakan hal yang sama denganmu..
jangan salahkan aku jika perlahan mulai menjauh dan acuh denganmu..
rasa yang ada justru malah cenderung "ilfil" sama kamu..
bukan aku tak bersyukur dengan kehadiranmu..
cuma hati kan tak bisa berbohong..
*mencintai
kalo cara mikir simpelnya ya aku suka sama seseorang..
memang terasa agak asing dimata awam..
seorang cewek naksir sama cowok..
apalagi jika tu cewek berani2nya bilang terus terang langsung sama tu cowok..
tapi itulah kenyataan..
jika aku tak mengatakannya mungkin aku akan menyesal untuk kesekian kalinya..
walau kamu entah sudah tak akan mungkin bertemu denganku lagi..
dan bahkan kamu telah memiliki yang lain..
setidaknya kamu mengetahui isi hatiku yang sebenarnya..
hmm..kalau disuruh memilih, aku lebih condong mencintai daripada dicintai..
dengan mencintai seseorang, setidaknya aku memilihi harapan dan semangat untuk mengejarnya..
hanya mungkin hasil akhir yang didapat tak selalu berjalan sesuai keinginan..
namun bagiku, tak memiliki bukan berarti tak bermakna..
jika hatiku bertepuk sebelah tangan ya tak mengapa..
itu adalah pilihan..
perasaan tak bisa di paksakan..
berani mencintai kan harus berani sakit hati juga..
yang paling penting adalah mencintai dengan berani..
jangan sia2kan kesempatan mencintai seseorang..
karena kesempatan hanya akan datang sekali..(aku banget.. :p)
awalnya, perasaan dicintai adalah yang aku pilih..
namun dicintai itu adalah perasaan dia yang suka sama aku..
sedangkan perasaan aku???
aku belum tentu suka juga dong doong dooooong..
kalau kasus yang kayak gitu, aku malah jadi serba salah..
di satu sisi nggak enak karena nolak orang..
di sisi lain aku beruntung ada yang masih peduli sama aku..
tapi disisi lain juga aku bingung setengah mati karena nggak berani bilang "tidak"..
haduh..haduuuuh..
semua pilihan pasti ada konsekuensinya..
pilihan yang tepat hanya ada dari dirimu sendiri..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar